Senjata Yang Dipakai Dalam Perguruan Tinggi Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (Psht) Atau Sh Terate
Senjata-senjata yang dipakai dalam Pencak Silat yaitu kombinasi senjata susila dan mereka dibawa ke Indonesia dari seluruh benua Asia. Sejumlah senjata ini awalnya alat yang dipakai untuk Berladang. Hampir setiap gaya Pencak Silat tradisional memakai senjata sebagai berikut.
Selain senjata yang disebutkan di atas, sebagian besar gaya Pencak Silat juga memakai senjata mereka sendiri yang spesifik. Dalam PSHT, senjata berikut ini juga digunakan:
- Pisau dan belati - Adalah pisau pendek tanpa bentuk atau panjang tertentu.
- Golok dan bendo - Golok yaitu pedang pendek, bendo bermata pisau satu-sisi. Parang ini juga merupakan jenis pedang yang dipakai secara luas. Keduanya awalnya dipakai sebagai alat-alat pertanian.
- Trisula - Trisula yaitu garpu logam tiga cabang. Ini bervariasi panjangnya 25–65 cm. Trisula tersebut kemungkinan besar asal India.
- Toya - Toya yaitu tongkat kayu, umumnya terbuat dari rotan. Ini bervariasi panjang 1,5-2 meter, tetapi pada prinsipnya yaitu sedikit lebih pendek dari orang yang menggunakannya. Panjang toya antara 3,5 dan 5,0 cm.
Selain senjata yang disebutkan di atas, sebagian besar gaya Pencak Silat juga memakai senjata mereka sendiri yang spesifik. Dalam PSHT, senjata berikut ini juga digunakan:
- Celurit - Celurit yaitu istilah Indonesia untuk sabit, alat pertanian yang berasal dari pulau jawa, pisau baja dalam bentuk setengah bulan. "Semut" yaitu sabit kecil. Ujung tombak yaitu di bab dalam pisau.
- Krambit - Krambit yaitu senjata berupa cakar bermata pisau dua sisi dalam bentuk setengah bulan. PSHT yaitu satu-satunya gaya Pencak Silat untuk memakai senjata ini.

Komentar
Posting Komentar